Archive | Useful Info RSS feed for this section

TVS Apache facelift hadir

25 Mar

Tanpa seremoni berlebih, PT TVS Motor Company Indonesia diam-diam menyegarkan tampilan Apache RTR 160 cc. Sepeda motor sport andalan merek India ini kini tampil dengan desain yang lebih sporty dengan fitur air scoop, chin fairing, dan new striping racing style.

TVS Apache Facelift

“TVS Apache RTR 160 cc terbaru kini hadir dengan tampilan balap dan warna baru yang cocok dengan kepribadian kalangan profesional, tapi dengan harga yang terjangkau,” ujar Darmady Tjuatja, Chief Operating Officer TVS Indonesia, dalam keterangan resminya.

Apache ditawarkan dalam dua varian, Apache RTR Single Disk (SD) dengan balutan warna marble red dan stallion black dan Apache RTR Dual Disk (DD) yang memiliki dua model, pearl white dan stallion black dengan harga Rp 15,8 juta dan Rp 17,5 juta on the road Jakarta.

TVS Indonesia menambahkan, saat ini perusahaan sudah memiliki 16 dealer utama yang menaungi 130 dealer berkonsep 3S (sales, service, dan spareparts) di seluruh Indonesia, yakni wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, serta Papua. Guna terus meningkatkan pelayanan, konsumen dapat menghubungi TVS iCare Call Center di 0800-1900-700 setiap hari pukul 08.00-17.00 (bebas pulsa) untuk menanyakan layanan purnajual TVS.

sumber: otomotif.kompas.com

Skutik makin tegaskan Pasar di Indonesia

14 Mar

Setelah di bulan pertama 2011 motor tanpa gigi membuat terobosan karena menjadi model motor paling laris di Indonesia, di bulan selanjutnya, motor tanpa gigi kembali menggebrak dan mendominasi. Motor matik pun makin menggila.

TVS Wego: akankah terjun di pasar menggiurkan ini?

Setelah puluhan tahun berjaya di pasar motor Indonesia, motor bebek harus rela memberikan mahkota model motor terlaris di Indonesia kepada motor matik, di bulan Februari motor matik bahkan kembali mendominasi pasar dan menjadi motor terlaris, tidak hanya untuk bulan Februari semata, tapi menjadi motor terlaris di 2011 ini.

Di bulan kedua itu, motor matik berhasil terjual sebanyak 288.361 unit disusul motor bebek yang terjual sebanyak 274.753 unit dan motor sport yang berhasil mencapai penjualan 50.802 unit. Bila di total, maka di bulan Februari terdapat  613.389 motor yang terjual, turun dari angka penjualan motor Indonesia di bulan Januari yang mencapai 667.124 motor.

Namun, dengan perolehan tersebut, bila di akumulasi dari penjualan dua bulan pertama 2011, motor matik pun kembali menjadi raja dengan menguasai 48,98 persen pangsa pasar roda dua di Indonesia berkat angka penjualan total yang mencapai 627.179 unit dan mempecundangi motor bebek yang berada di urutan kedua dengan raihan pangsa pasar hanya 42,76 persen atau 547.604 unit.

Sementara motor sport masih setia diurutan ketiga dengan pangsa pasar sebesar 8,26 persen ketika terjual 105.730 unit. Dengan hasil tersebut pula maka total penjualan motor di 2011 sanggup mencapai mencapai angka 1.280.513 unit, naik dari penjualan periode yang sama di tahun 2010 yang hanya mencapai 1.043.907 unit atau 2009 yang hanya berada di angka 791.327 unit.

Skutik sendiri memang sudah bagaikan kacang goreng dan sudah sejak beberapa tahun lalu terus mengalami tren peningkatan penjualan dan perlahan-lahan mulai mengerus dominasi bebek.

Bila di tahun 2003 skutik yang hanya diisi oleh Vespa, Piaggio dan Kymco hanya berhasil meraih 0,2 persen pangsa pasar. Angka itu meningkat di tahun 2004 dan 2005 ketika Yamaha ikut main di segmen ini dengan menghadirkan Mio. Meski begitu persentase skutik di pasar motor nasional masih berkisar di angka 1 persen saja.

Perlahan namun pasti semua pabrikan pun mulai tertarik bermain di segmen ini. Honda dan Suzuki mulai mengeluarkan amunisinya. Tak ayal pasar pun berkembang hingga ke angka 8,4 persen di tahun 2006 dan melesat hingga 18,4 persen di tahun 2007.

Pertumbuhan tersebut termasuk fantastis. Sebab di tahun 2006 silam, skutik yang masih dianggap ‘anak bawang’ berhasil membukukan penjualan sebesar 373.186 unit dengan market share sebanyak 8,4 persen.

Begitu pula di tahun 2007 yang hanya berhasil merebut market share sebesar 18,4 persen dengan penjualan total 860.865 unit.

Pertumbuhan tersebut tidak lantas melemah, karena di tahun berikutnya, penjualan skutik ternyata semakin menggila dengan perolehan 26 persen dari total pasar motor di tahun 2008 dan meningkat kembali menjadi 38 persen di tahun 2009.

Di tahun 2010 skutik berhasil memepet dominasi motor bebek. Ketika penutupan penjualan 2010 di akhir Desember terlihat selisih penjualan antara motor bebek dan skutik makin lama makin menipis dan di tahun 2010 selisih dua model motor ini hanya sekitar 1,7 persen.

Di tahun 2010 lalu motor matik meraih penjualan sebesar 3.376.536 unit atau 45,64 persen, beda tipis dengan motor bebek yang penjualannya berada di angka 3.503.298 unit 47,35 persen.

Saat ini motor bertransmisi otomatis diisi oleh belasan tipe. Dari Honda saja
ada BeAT, Vario series, Scoopy dan PCX serta bebek matik Absolute Revo AT.

Sementara Yamaha hadir dengan Mio series, Xeon dan bebek matik Lexam. Sedangkan Suzuki menyuguhkan Spin, Skywave dan Skydrive.

Pasar Motor Nasional Februari 2011 Berdasarkan Tipe

Jenis Jumlah Total di 2011 Pangsa Pasar
Motor transmisi otomatis 288.361 unit 627.179 unit 48,98 persen
Bebek 274.753 unit 547.604 unit t42.76 persen
Motor sport 50.802 unit 105.730 unit 8,24 persen

Total penjualan motor Februari 613.389 unit
Total penjualan motor 2011 1.280.513 unit

dikutip dari detiksports.com

Produsen Motor India, Mahindra 2 Wheelers, Masuk MotoGP Tahun Depan

16 Nov

Yamaha Indonesia sukses menyesponsori Fiat-Yamaha di arena MotoGP 2010 dengan tulisan “Semakin di Depan”. Tahun depan, selain Honda Indonesia dengan “One Heart” di tim MotoGP Honda, juga dari India. Salah satu produsen di negeri itu, Mahindra 2Wheelers, berencana berkompetisi di kelas 125 cc musim 2011 Mahindra Racing Team.

Mahindra 2 Wheelers

Berarti, anak perusahaan dari Grup Mahindra & Mahindra ini akan tercatat sebagai pabrikan termuda yang turut serta dalam MotoGP. “Kategori ini (125 cc) sangat pas dengan rata-rata konsumen di India yang memang menggunakan sepeda motor bermesin 110-125cc. Kami sangat mengerti kemampuan pencitraan global dan menguntungkan perusahaan. Jadi, ini merupakan babak baru dalam menciptakan pencitraan global,” ujar Anand Mahindra, Vice-chairman sekaligus Managing Director Mahindra & Mahindra Group.

Sayang, belum ada informasi tambahan terkait plaftorm mesin apa yang akan digunakan Mahindra 2Wheelers untuk bisa bersaing dengan merek-merek kenamaan, seperti Aprilia, KTM, dan Honda, secara ketat di kelas 125 cc. Termasuk juga pebalap belum diumumkan.

Langkah Mahindra ini berlaga di kelas 125 cc bisa dibilang terlambat. Pasalnya, mulai 2012 komisi MotoGP akan menghapus kelas 125cc dan diganti dengan Moto3.
Perubahan ini sebagai kelanjutan dari kelas 250 cc, yang mulai tahun ini berganti jadi Moto2 dengan peraturan penggunaan kapasitas mesin yang lebih besar. Nah, Kategori Moto3 ini akan menggunakan mesin empat tak berkapasitas 250 cc.

Mahindra Stallio 110

Produsen-produsen kendaraan roda dua India memang patut diacungi jempol nih.. Indonesia? Cukup jadi konsumen, penonton dan tukang komentar yang hebat saja….

Dikutip dari tulisan AGK di otomotif.kompas.com

TVS di JMCS 2010

15 Oct

Pameran motor paling bergengsi di Indonesia, Jakarta MotorCycle Show (JMCS) sudah di depan mata. Produsen motor India, TVS pun tidak ingin membuang momen yang akan berlangsung pada tanggal 3-7 November ini.

Rencananya PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) yang menjadi distributor motor TVS di Indonesia akan melakukan penyegaran pada motor bebek yang memiliki audio milik mereka, TVS RockZ.

Di JMCS nanti RockZ akan ada sedikit penyegaran. Striping sudah pasti dirubah demikian diucapkan Corporate Communications TMCI, Nurlida Fatmikasari.

Langkah yang dilakukan anggota termuda dari Asosiasi Industri Sepedamotor
Indonesia (AISI) ini menurut wanita yang akrab disapa Mieke itu adalah langkah yang mereka ambil agar penampilan RockZ selalu fresh dan up to date.

TVS RockZ sendiri adalah sebuah bebek unik yang memiliki sistem musik
terintegrasi yang mereka namakan Integrated Music System atau IMS yang diklaim merupakan teknologi pertama dan satu-satunya yang dikeluarkan oleh pabrikan motor di Indonesia.

Dengan teknologi ini, pengendara RockZ pun dapat bisa mendengarkan musik lewat port USB, atau bahkan mengakses radio FM sambil mengendarai motor mereka.

Selain itu, TVS RockZ juga diklaim merupakan motor ramah lingkungan menyusul lolosnya uji emisi Euro 2 pada mesin 125 cc yang mampu mencapai kecepatan 0-60 km/jam hanya dalam waktu 7,4 detik tersebut.

Selain RockZ terbaru, TVS juga akan pajang motor hibrid TVS Qube 2.0 dan TVS Wego juga produk-produk TVS lainnya seperti TVS Apache (Hyper Edge kah?) dan TVS Neo.

Bebek Super ala TVS akan lahir

15 Oct

Meski terus digerus oleh skutik, tidak bisa dipungkiri pasar motor bebek di Indonesia masih merupakan yang terbesar diantara model lain. Produsen motor India, TVS pun menyadari benar hal itu.

Dan saat ini TVS sedang menyiapkan bebek terbaru mereka untuk pasar Indonesia.

 

Bebek super ala TVS kah?

Bebek super ala TVS kah? sumber: tmcblog.com

 

PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI), mengakui kalau pihaknya saat ini sedang menyiapkan sebuah motor bebek baru untuk menyempurnakan line up motor bebek mereka di Indonesia yang saat ini sudah diisi oleh Neo dan RockZ.

“Ya benar, itu nanti akan jadi motor bebek baru kita. Dan kita juluki ini ‘bebek super’,” ungkap sang sumber.

Motor yang dijuluki bebek super ini menurut si sumber merupakan motor yang sama sekali baru dan belum ada dimana pun, termasuk di India. “Sama sekali baru. Semua speknya berbeda dengan Neo dan RockZ atau motor lain yang ada di India,” imbuhnya.

“Jadi bisa dibilang Indonesia akan jadi tempat kelahiran motor ‘bebek super’ ini. Karena di TVS, Indonesia memang sudah dijadikan pusat penelitan dan pengembangan untuk motor bebek,” paparnya lagi.

Namun begitu, sang sumber enggan membocorkan spesifikasi lebih lanjut mengenai motor ini. Sebab seluruh masalah teknis saat ini masih terus diteliti. Tapi dia memberi gambaran kalau motor ini kemungkinan akan menjadi salah satu andalan TVS di persaingan ketat segmen motor bebek di Indonesia.

“Kemungkinannya semester satu tahun depan kita akan keluarkan,” pungkasnya.

Dikutip dari tulisan Syubhan Akib di detikOto.

Haiyya bebek maning, bebek maning … 🙂 But, asal fitur yang ditawarkan lebih dari kompetitor sementara harga di bawah, boleh lah dimari …

Yamaha SZ – India

21 Sep

Di India ini lagi di-test drive … mari dimari …

Yamaha SZ merupakan produk terbaru di India yang dibekali mesin 4-tak berpendingin air SOHC, silinder tunggal, 153cc. Desain bodinya menggunakan lekukan 3-dimensi, dilengkapi fender sporty dan tudung lampu depan.

Yamaha SZX

Yamaha SZX

Yamaha SZ-X 150 Bike Features and Specifications

  • 153cc, 4-Stroke, Air Cooled Engine
  • Max Power: 12.1 PS @ 7500 rpm
  • Max Torque: 12.8 Nm @ 4500 rpm
  • Available in 3 Colors (Black, Grey & RED)
  • Fuel tank capacity: 14 Litre
  • Wheelbase: 1320mm
  • Dimensions: 2050Ă—730x1100mm
  • Five speed Transmission
  • Electric Start
  • Front & Rear Drum Brakes
  • Improves Suspension
  • Front & Rear Alloy Wheels

Komentar pertama:

Haree gini Kok masih rem biasa

Itu batok, gaya India banget deh … Lama-lama bosen juga

TMCI buka Dealer di Bali

31 Aug

Pabrikan motor India, TVS, terus membuktikan keseriusannya menggarap pasar roda dua tanah air. Salah satunya ditunjukkan dengan melebarkan jaringan diler-dilernya.

Pers Conference Pembukaan Dealer TVS Bali (dikutip dari oto.detik.com)

Setelah pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, kali ini TVS Motor Company Indonesia merambah Pulau Dewata Bali untuk membuka diler terbaru mereka.

Melalui PT Revayah sebagai Regional Distributor TVS Motor untuk wilayah Bali ini, diler TVS terbaru tersebut bertempat di Jl. Gatot Subroto Timur No.522 X, Denpasar.

“Pulau Bali adalah Regional Distributor kami ke 15 setelah kami. Kehadiran TVS  Motor di Bali ini merupakan keseriusan kami untuk hadir lebih dekat dengan konsumen Indonesia,” ujar Chief Operating Officer PT TVS Motor Company Indonesia, Darmady Tjuatja, dalam rilisnya, Sabtu (28/8/2010).

Sampai dengan saat ini TVS Motor telah membuka 100 dealer berkonsep 3S di wilayah Jadetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Jogjakarta, Jawa Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan akan segera menyusul hadir di Papua.

TVS berharap kehadirannya dapat dimanfaatkan masyarakat Bali untuk dapat langsung mencoba keandalan produk sepeda motor asal India ini, baik TVS Apache RTR 160 cc, TVS RockZ 125 cc dan bebek terbarunya TVS Neo X3i 110 cc.