Oli Mesin Motor v Mobil

9 Oct

Mesin mobil vs mesin sepeda motor, kendati sama-sama 4-langkah (stroke), namun oli yang digunakannya berbeda. Waktu pergantian pada sepeda motor lebih cepat dibandingkan mesin mobil.

Oli mobil v Oli motor

Oli mobil v Oli motor

Umumnya, buat mobil pergantian dianjurkan setiap 5.000 km. Sedangkan sepeda motor 2.500 km atau setengah dari jangka penggantian mesin mobil. Utamanya, untuk oli mineral. Oli sintetik bisa lebih panjang lagi.

Kerja Keras
Pertanyaan yang bisa muncul, mengapa demikian? Padahal, ukuran mesin sepeda motor lebih kecil dibandingkan dengan mesin mobil. Bahkan berdasarkan SAE, yang digunakan juga berbeda sedikit. Mobil masa kini, cenderung menggunakan oli dengan SAE 10W-40. Sedangkan motor 15W-50.

Kendati tugasnya sama, melumasi, mendinginkan dan menjaga mesin dari karat dan kerusakan, pada sepeda motor, kerja oli lebih berat. Oli tidak hanya melumasi seperti kruk as (crankcase), poros kem (camshaft) dan katup di kepala silinder, piston serta dinding silinder, juga melumasi transmisi dan kopling. Tepatnya oli harus bekerja lebih keras!

Pada mobil, oli mesin hanya digunakan untuk melumasi komponen mesin, seperti kruk as, poros kem, katup, piston dan dinding silinder. Transmisi terpisah dari mesin.

Putaran Tinggi
Faktor lain yang menyebabkan kerja oli pada mesin sepeda motor lebih keras adalah karakteristik atau kondisi kerjanya. Mesin sepeda motor bekerja pada putaran lebih tinggi. Baik saat stasioner maupun ketika dikebut. Kalau mesin mobil 1.300 cc, putaran stasionernya 900 rpm, motor 110 cc, 1.200 rpm. Tenaga maksismal mobil diperoleh pada kebanyakan 6.000 rpm, motor mencapai 7.000.

Pendingin
Sistem pendingin mesin juga ikut mempengaruhi umur pakai oli. Pada mesin mobil, pendingin adalah cairan atau coolant yang cepat membuang panas. Di samping itu, juga dilengkapi radiator dan kipas.

Pada sepeda motor, kebanyakan mengandalkan sirip-sirip atau udara di sekitarnya. Kalau pun ada tambahan, ya… kipas seperti yang banyak digunakan pada skutik sekarang ini. Hanya mesin skutik atau motor tertentu yang dilengkapi dengan pendingin cairan. Atau bila tidak ada, tambahanya adalah pendingin untuk oli.

Jadi, berdasarkan kondisi seperti yang dijelaskan di atas,pergantian oli pada mesin sepeda motor minimum setiap 2.500 km. Sedangkan mobil, minimum 5.000 km.

dikutip dari Kompas Online!

3 Responses to “Oli Mesin Motor v Mobil”

  1. Martin October 10, 2009 at 3:11 pm #

    pertanyaanny adalah klo motor matik boleh pake oli mobil ga?? secara koplingny sistem kering..nah klo soal stress berarti kan motor jelas lbh stress, berarti saia tanya lagi..klo mobil boleh pake oli motor matik ga??

  2. sabdho guparman October 12, 2009 at 4:47 pm #

    @martin

    yang paling aman adalah mengikuti rekomendasi pabrik.
    tapi kalau duit rada longgar boleh lagh. . . .

    keep brotherhood,

    salam,

  3. mario_devan October 13, 2009 at 1:29 pm #

    numpang info ya bro
    Yamaha-Friends.com
    akan mengadakan gathering dalam waktu dekat di surabaya
    bwt friends yang berminat untuk bergabung klik saja link di bawah ini
    http://www.yamaha-friends.com/?act=articles&aid=13

    oh ya gathering sehubungan dng launching produk baru oleh YMKI juga msh dibuka lho info klik saja di bawah ini
    http://www.yamaha-friends.com/?act=articles&aid=131

    thanks……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: