Cant Hardly Wait (2)

26 Sep

Setelah kurang lebih seminggu si Black Macho nongkrong di garasi, rasanya pantat ini sudah ingin duduk saja di jok blakie.

si Black Macho

si Black Macho

Ya, seminggu ini saya lebih banyak pakai Red Rose, karena tumpangan ini lebih luas dan memuat banyak penumpang untuk pergi kesana kemari, dalam rangka mudik, silaturahmi, dan bepergian untuk suatu keperluan bersama keluarga kecil kami.

Senin, 28 September 2009 akan memulai hari kembali bersama Blakie. Saat itu, saya kembali memulai rutinitas sebagai pegawai kantoran.

Can’t Hardly ride, Blakie.

[Work for ride]

5 Responses to “Cant Hardly Wait (2)”

  1. Laksito September 27, 2009 at 7:35 am #

    Wilujeng ngangge, nya’, A’ ….

    Happy riding ….

    T t d j
    te was, nya’, A’ ….

  2. mygooblogs September 28, 2009 at 3:59 pm #

    Duduk d red apache selama 20 jam perjalanan mudik muantab… posisi pantat masih nyaman ga terasa panas… jadi tambah cinta sama red apache.

  3. jonny September 29, 2009 at 2:42 pm #

    Uyuhan eta nyonya henteu cemburu nya… he..he..he.. mani geutgeut pisan eta kana si bleckie teh… kade ah tong kasengsrem teuing kana motor he…he…he…
    Istri mah nomor satu atuh….. peace ah

  4. a21s September 29, 2009 at 2:53 pm #

    Muantab kang… gara2 apache jadi lupa dudukin istri….wkwkwkwkwk…

  5. Laksito October 1, 2009 at 12:53 am #

    @ MyGo0BLogs

    Tp ko, kl0 saya, mah, lamalama bawa Apache jd cangkeul d punggung bag atas & leungeun ( komo deui ), nya’?!?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: