Install OpenOffice 3.1 di Linux

10 Jun

Tergugah oleh program Pemerintah dalam hal ini KNRT alias Kementrian Negara Ristek dan Teknologi, melalui IGOS – Indonesia Go Open-Source-nya. Sejak setahun kemarin saya menginstall OpenSuse di Laptop saya, menjadi dual boot (karena saya belum siap meninggalkan Windows XP). Namun yang terjadi adalah saya lebih sering mengakses XP ketimbang si Suse (susah kali ya).

Akhirnya baru sebulan lalu saya benar-benar 100% pindah mahzab ke Linux, yang dalam hal ini saya pilih PCLinuxOS. Behubung di Komputer/Laptop sering terserang virus-virus baru. Betapa kesalnya kalo itu terjadi.

Beberapa minggu awal saya belum adaptasi. Masih ada beberapa program yang belum sehati. Lalu ditemui masalah-masalah saat saya mau menginstall program yang fungsinya mirip di Windows, seperti WinSCP atau putty atau yang lainnya. Masih bingung cara install. Yang paling mudah adalah melalui package manager. Tinggal klik saja. Nah yang susah adalah tidak ada di package manager. Seperti yang saya alami saat mau mengupgrade openOffice 2.4 ke 3.1.

Setelah mencari di Prof.Google, lalu dicoba… dan akhirnya berhasil. Seperti anak SMA yang baru berhasil install program di Windows hehehehe. Beginilah kalo awam di Linux system. Mestinya tau dulu behavior dari sistem ini.

Nah berikut saya ingin sharing, apa yang telah saya lakukan sehingga berhasil menginstall OpenOffice di Linux.

  1. Pastikan anda masuk sebagai root
  2. Download paket OpenOffice 3.1.*. dari OpenOffice.org dan kemudian simpan ekstraksi file *.tar.gz tadi ke direktori temporary.
    “/tmp” adalah folder yang default utk menyimpan file sementara. Tapi terserah anda juga sih.
  3. Buka terminal, seperti xterm atau konsole.
    Untuk mengektraksi file tarball, masuk ke folder /tmp tadi : cd /tmp
    lalu ekstrak file tarball: “tar -zxvf [nama_file_tarball]”.
  4. Nantinya ini akan otomatis membuat direktori “OOo_3.1_LinuxIntel_install”.
  5. Lalu masuk ke direktori ini: cd OOo_3.1_LinuxIntel_install.
  6. Mengeksekusi skrip setup. (Lihat ada file setup tidak)
    Untuk mengerjakannya ikuti perintah “./setup “
  7. Ini adalah proses instalasi yang mudah yang akan membimbing user ke Windows pilihan OpenOffice (layaknya kita menginstall software di MS Windows). Saat setup selesai, akan ada tulisan anda telah berhasil.
  8. Thats It ! Sekarang anda bisa me-remove file-file yang ada di  /tmp.
  9. Remove pula melalui package manager OpenOffice versi yang lama. DONE. Anda lalu bisa menjalankan OpenOffice versi 3.1 (yang keunggulannya bisa membaca file dengan format docx — alias dokumen dari MS Office 2007).

Betapa indahnya hidup dengan free software….

2 Responses to “Install OpenOffice 3.1 di Linux”

  1. apdri June 11, 2009 at 8:04 am #

    kalo sebaliknya, doc awalnya dibuat OpenOffice (ada gambar, tabel, kolom, drawing dsb) lalu dibuka di MS Office masih bisa tampil sempurna gak ya… atau ada bagian-bagian yang hilang?

    • aWi June 11, 2009 at 2:58 pm #

      kadang harus dire-format lagi mas apdri. Kalau hilang sih, gak ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: