Awas! Ban India dan China Tak Memenuhi Standar Berkeliaran
Jakarta – Bagi Anda yang mau membeli ban, jangan hanya melihat dari sisi harga, tapi faktor standar yang berkualitas mutlak diperhatikan.
Departemen Perindustrian mensinyalir produk ban non-standar masih banyak beredar di pasar ban dalam negeri. Diantaranya produk-produk ban asal India dan China.

Departemen Perindustrian telah memberlakukan SNI wajib bagi 5 jenis komoditi ban melalui SK Menperindag No 595/MPP/Kep/9/2004. Yaitu untuk jenis ban mobil penumpang, ban truk dan bus, ban truk ringan, ban sepeda motor dan ban dalam kendaraan bermotor.
“Upaya penerapan standar dimaksudkan untuk menyaring impor dari China karena banyak kecelakanan termasuk dari ban India dan China,” kata Direktur Industri Kimia Hilir Departemen Perindustrian Tony Tanduk di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (14/10/2009).
Ia menjelaskan penerapan SNI wajib untuk ban telah berlaku sejak April 2006, saat ini pihaknya akan menggalakkan pengawasan ban non standar karena terkait keselamatan para pengendara yang cenderung meningkat karena kecelakaan disebabkan oleh ban.
“Misalnya produk ban India juga, semuanya tidak bagus. Maka pengetatan pengawasan akan mempercepat penyaringan,” jelas Tony.
Ia memastikan ancaman produk non standar, sangat besar berasal dari China dan India, selain itu juga dari beberapa negara produsen ban lainnya yang menjadi penghasil karet alam seperti Thailand, Malaysia dan India.
“Secara kapasitas kita mampu memenuhi produk ban dalam negeri, tapi masalah masih adanya impor itu karena faktor harga yang lebih miring 30-40%, dengan kualitas yang belum terjamin,” katanya.
dikutip dari tulisan Suhendra di detikOto








ban standar Apache n Bajaj termasuk gak memenuhi standar juga mas? pantes punya Apache licin banget kalo basah..
ban sini juga kadang ada cacat produksi…
biasanya pake ban merek I*C kuat tahunan, tapi kok yg sekarang baru beberapa minggu karetnya dah ada tonjolan gembung & lembek.
lagi nyoba merek COMET yg dari thailand… murah, gak licin, gak cepat getas, lumayan awet lah…
pake SNI sama aja tu….gak tahan juga……….
SNI uda kebal sogokan, blum?
Bgimana hasil audit BPKnya?
Yen banna TVS, kumaha, tah, A’ AGun?
untuk roda dua, produk lokal macam FDR sepertinya cukup rekomended, kualitasnya cukup dan harga terjangkau
sekarang susah nyari ban yang benar – benar tahan awet, dan g bocor melulu
klo ban achilles corsa s123 gmn? bagus ga tuh? kmrn temen nawarin seh (dy salesny) hahaha…mayan dapet potongan klo beli ma dy