Monstrac SBK, Pesaing Ninja 250 dari Korea

2009 November 23
by aWi

Jakarta – Kawasaki Ninja 250 boleh hadir dengan segala aura sportinya. Namun, bicara harga jual, banyak kalangan berpikir ulang untuk memilikinya.

Monstrac SBK

Mengambil celah itulah, Monstrac sebagai pabrikan asal Korea mencoba menawarkan sensasi sebuah motor sport yang diberi nama Monstrac SBK, namun dengan harga setengah dari Nija 250, yaitu hanya Rp 24 juta On The Road.

“Kita memang menyasar pasar Ninja 250, untuk memberikan alternatif sebuah motor sport yang terjangkau,” ujar Sales Marketing Monstrac, Juandi, ketika ditemui detikOto di Jakarta Automotive Fair, di JIEXpo Kemayoran, Jakarta.

Dibekali kapasitas mesin yang sama, yakni 250 cc 4 stroke, oil cooler, hanya saja Monstrac SBK hanya 1 silinder, bukan 2 silinder seperti Ninja 250.

Desainnya yang sporti dengan dual headlamp, serta suspensi hydrolik yang dinamis, menjadikan Monstrac SBK yang dirakit di pabriknya di kawasan Cengkareng ini bisa menjadi alternatif lain sebuah motor sport.

Dikutip dari tulisan Bagja Pratama di detikOto

Renungan Jumat: Andaikan …

2009 November 20
by aWi

Seperti biasa ketika hari Jum’at tiba para kaum lelaki berbondong-bondong menunaikan ibadah Sholat Jum’at ke Masjid, ketika itu ada seorang Sahabat sedang bergegas menuju ke Masjid di tengah jalan berjumpa dengan orang buta yang bertujuan sama. Si buta itu tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntunnya, lalu sahabat ini dengan sabar dan penuh kasih membimbingnya hingga tiba di masjid.
Pada hari yang lain ketika waktu menjelang Shubuh dengan cuaca yang amat dingin, Sahabat tersebut hendak menunaikan Jama’ah Sholat Shubuh ke Masjid, tiba-tiba ditengah jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil, hampir mati kedinginan, kebetulan Sahabat tadi membawa dua buah mantel, maka ia mencopot mantelnya yang lama untuk diberikan kepada lelaki tua tersebut dan mantelnya yang baru ia pakai

Pernah juga pada suatu ketika Sahabat tersebut pulang ke rumah dalam keadaan sangat lapar, kemudian sang istri menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur dengan daging, namun tiba-tiba ketika hendak memakan roti yang sudah siap santap untuk dimakan tadi datanglah seorang musafir yang sedang kelaparan mengetuk pintu meminta makan, akhirnya roti yang hendak beliau makan tersebut dipotong menjadi dua, yang sepotong diberikan kepada musafir dan yang sepotong lagi beliau memakannya.

Maka ketika Sahabat tersebut wafat, Rosulullah Muhammad SAW datang, seperti yang telah biasa dilakukan beliau ketika salah satu sahabatnya meninggal dunia Rosulullah mengantar jenazahnya sampai ke kuburan. Dan pada saat pulangnya disempatkannya singgah untuk menghibur dan menenangkan keluarga almarhum supaya tetap bersabar dan tawakal menerima musibah itu.

Kemudian Rosulullah berkata,” Tidakkah almarhum mengucapkan wasiat sebelum wafatnya?”

Istrinya menjawab, saya mendengar dia mengatakan sesuatu diantara dengkur nafasnya yang tersengal-sengal menjelang ajal” “Apa yang di katakannya?” “saya tidak tahu, ya Rosulullah, apakah ucapannya itu sekedar rintihan sebelum wafat, ataukah pekikan pedih karena dasyatnya sakaratul maut. Cuma, ucapannya memang sulit dipahami lantaran merupakan kalimat yang terpotong-potong.”

“Bagaimana bunyinya?” desak Rosulullah.

Istri yang setia itu menjawab, “suami saya mengatakan “Andaikata lebih panjang lagi……andaikata yang masih baru..…. andaikata semuanya…….”
hanya itulah yang tertangkap sehingga kami bingung dibuatnya. Apakah perkataan-perkataan itu igauan dalam keadaan tidak sadar,ataukah pesan-pesan yang tidak selesai?”

Rosulullah tersenyum.”sungguh yang diucapkan suamimu itu tidak keliru,”ujarnya.

Jadi begini. pada suatu hari ia sedang bergegas akan ke masjid untuk melaksanakan shalat jum’at. Ditengah jalan ia berjumpa dengan orang buta yang bertujuan sama. Si buta itu tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntun.

Maka suamimu yang membimbingnya hingga tiba di masjid. Tatkala hendak menghembuskan nafas penghabisan, ia menyaksikan betapa luar biasanya pahala amal sholehnya itu, lalu iapun berkata “andaikan lebih panjang lagi”. Maksud suamimu, andaikata jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanya lebih besar lagi.

Ucapan lainnya ya Rosulullah?” tanya sang istri mulai tertarik.

Nabi menjawab,”adapun ucapannya yang kedua dikatakannya tatkala, ia melihat hasil perbuatannya yang lain. Sebab pada hari berikutnya, waktu ia pergi ke masjid pagi-pagi, sedangkan cuaca dingin sekali, di tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil, hampir mati kedinginan.

Kebetulan suamimu membawa sebuah mantel baru, selain yang dipakainya. Maka ia mencopot mantelnya yang lama, diberikannya kepada lelaki tersebut. Dan mantelnya yang baru lalu dikenakannya.

Menjelang saat-saat terakhirnya, suamimu melihat balasan amal kebajikannya itu sehingga ia pun menyesal dan berkata, “Coba andaikan yang masih baru yang kuberikan kepadanya dan bukan mantelku yang lama, pasti pahalaku jauh lebih besar lagi”.Itulah yang dikatakan suamimu selengkapnya.

Kemudian, ucapannya yang ketiga, apa maksudnya, ya Rosulullah?” tanya sang istri makin ingin tahu.

Dengan sabar Nabi menjelaskan,”ingatkah kamu pada suatu ketika suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta disediakan makanan? Engkau menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur dengan daging. Namun, tatkala hendak dimakannya, tiba- tiba seorang musyafir mengetuk pintu dan meminta makanan.

Suamimu lantas membagi rotinya menjadi dua potong, yang sebelah diberikan kepada musyafir itu. Dengan demikian, pada waktu suamimu akan nazak, ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari amalannya itu. Karenanya, ia pun menyesal dan berkata ‘ kalau aku tahu begini hasilnya, musyafir itu tidak hanya kuberi separoh. Sebab andaikata semuanya kuberikan kepadanya, sudah pasti ganjaranku akan berlipat ganda.

Sabahatku, coba kita lihat apa kata Al-Qur’an :
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri”. (Al-Isra:7)

Mungkin Anda yang kritis akan bertanya, kok Rosulullah tahu masa lalu Sahabat tersebut ya ? , Karena posisi Rosulullah SAW sudah berada di PUSAT INFORMASI, kita pernah mendegar pepatah modern ‘ Siapa yang menguasai informasi, dialah yang paling berkuasa di dunia ini’, maka sangat pantas dan wajar kalau Islam pada waktu itu barkuasa karena kepada negaranya berada di PUSAT INFORMASI, apakah kita bisa sampai ke Pusat Informasi itu? tentu saja bisa, karena Rosulullah adalah manusia biasa seperti kita, dan kitapun bisa copy paste karateristik beliau. Jadi kalau kita ingin berada di PUSAT INFORMASI kita harus berupaya memeras tenaga dan fikiran untuk mengcopy paste Karateristik Rosulullah SAW, ikuti terus kisah-kisah menggetarkan untuk menuju PUSAT INFORMASI.

Dikutip dari Rumah-Yatim-Indonesia

Yamaha Byson Siap Produksi

2009 November 19
by aWi

Jakarta – Datangnya motor sport anyar andalan Yamaha yakni Byson nampaknya sudah bisa dipastikan. Sebab izin produksi untuk memproduksi motor ini sudah masuk ke Departemen Perindustrian (Depperin).

Yamaha Byson

Seperti detikOto kutip dari situs Depperin, Kamis (19/11/2009) angka produksi hingga 80.000 unit dipatok Yamaha pada motor sport barunya ini. Dan nama Byson seperti sudah pasti diberikan bagi motor sport yang mengambil platform yang sama dengan V-ixion ini.

Motor berkonsep street fighter ini nampaknya akan segera keluar sesudah Jupiter terbaru hadir di pasaran. Byson sendiri kabarnya merupakan ‘versi murah’ dari V-ixion, karena meski mengusung platform yang sama, pelayanan terhadap keduanya kabarnya berbeda.

Sebab Byson kabarnya hanya akan mengaplikasi sistem pengabutan dari karburator bukan injeksi seperti yang digunakan V-ixion.

Dan untuk produk anyarnya ini, Yamaha seperti merasa sangat yakin, terlebih rumor yang beredar tentang lahirnya produk ini sudah lama berkembang.

Namun uniknya, menurut data Depperin itu, Byson ternyata akan menggendong mesin berkapasitas 153 cc lebih besar dibanding V-ixion yang memiliki kapasitas mesin 149,8 cc. Motor ini sudah diuji coba di jalanan.

Dikutip dari Tulisan Syubhan Akib di detikOto

Ganti tali Kopling

2009 November 9
by aWi

Setelah hampir setahun menggunakan tali koplingnya Vespa, yang akhir akhir ini dirasa sudah gak nyaman, hari Sabtu lalu saya ke Bengkel TVS untuk ganti dengan yang Orisinil, sekalian juga nyetel kopling yang dirasa sudah gak bener perpindahannya. Sepertinya per di dalam sudah pecah.

Tidak menunggu lama 30 menitan, akhirnya si Black macho ganti naik meja operasi kecil. Setel kopling sret sret, oleh montir yang saya baru lihat, namun tangannya lumayan cekatan. Beres tidak berapa lama.

Thanks, Joe. Motorku sudah enakeun lagi. Kopling dan talinya….

Yamaha Kembangan CVT Untuk Bebek, Ikuti Jejak Honda

2009 November 1
by aWi

Jakarta - Persaingan Honda dan Yamaha, tidak hanya di trek balap MotorGP dan merebut hati konsumen Indonesia. Kini, persaingan berkembang ke arah teknologi CVT (Continuously Variable Transmission) yang selama ini digunakan pada skutik.

Rencana kedua produsen sepeda motor Jepang tersebut, tahun depan sudah bisa memasarkan bebek yang menggunakan CVT. Terutama untuk motor bebek yang dipasarkan di negara-negara Asean, dan sudah pasti membuka “medan prang baru” di Indonesia.

Dengan target penjualan sepeda motor 5,5 juta pada 2009, Indonesia mendominasi setengah penjualan di Asean yang diperkiran mencapai 10,55 juta unit.

Honda telah mengumumkan rencananya awal September lalu. Yamaha mengikut 19 Oktober lalu dan kini memamerkan teknologi tersebut di Tokyo Motor Show 2009 yang masih berlangsung saat ini.

CVT Bak Engkol
Sebenarnya, kedua produsen menggunakan CVT yang sama dasarnya. Langsung disatukan pada mesin atau menggantikan tempat transmisi manual yang digunakan pada motor bebek saat ini. di crank case atau bak engkol.

Kedua produsen memberikan nama yang berbeda. Honda menyebutnya  CV Matic, sedangkan Yamaha Y.C.A.T. (Yamaha Compact Automatic Transmission).

Penyatuan CVT baru pada bak oli dapat dilakukan kerena dimensinya lebih kompak dan pemasangan komponen yang lebih padat. Bandingkan dengan CVT skutik atau bebek Nouvo Yamaha yang sudah menggunakan transmisi ini. Menyita banyak ruang dan tempat.

Keinginan produsen Honda dan Yamaha memasang CVT pada bebek, karena di Asean pasarnya masih besar, yaitu 60 persen. Dengan menggunakan CVT pada bebek dengan mesin 100-125 cc, motor masih bisa menggunakan ban 17 inci. Bandingkan dengan skutik, hanya 13 inci.

Berdasarkan riset pasar Yamaha, semakin banyak konsumen yang ingin menggunakan transmisi otomatik. Faktor tersebutlah yang membuat kedua produsen motor itu berpacu memperkenalkan CVT pada bebek tahun depan. Juga dijelaskan pertama yang memperoleh bebek Yamaha dengan CVT adalah Viet-Nam.

Kompak & Padat
CVT bak engkol ini bisa dibuat lebih kecil dibandingkan versi konvensional, karena beltnya langsung dipasangkan pada poros engkol. Jarak antar-puli atau cakran lebih dekat. Selanjutnya, untuk memindahkan tenaga ke roda, digunakan rantai, seperti pada motor bebek sekarang ini. Hanya tempat transmisi sekarang ini diisi oleh CVT.

Karena berada di dalam bak oli dan mudah dipengaruhi suhu panas mesin, bahan untuk belt diganti. Bila sekarang menggunakan karet, versi terbaru dari resin plastik tahan panas. Di samping itu, ditambahkan pula pendingin, dengan cara menghisap udara luar melalui kipas yang dipasang menyatu pada cakra CVT di poros engkol.

Menurut Yamaha, dengan mesin yang lebih kompak, bebek baru bisa dieksploitasi dengan bebas untuk menggabungkan berbagai fungsi.

Ditambahkan, jarak kedua puli, yaitu primer (dekat mesin) dan sekunder (untuk rantai) hanya 40 pesen dari jarak CVT konvensional. Belt lebih pendek sekitar 60 pesen dengan efisiensi tenaga 20 persen lebih besar dibandingkan versi karet.

Belt Elastis
Bahan belt sifatnya sangat elastis. Belt terdiri dari 166 blok resin plastik tahan panas dengan penampang berbentuk“H”. Bagian dibuat dari serat aramid berlapis karet.

Blok resin plastik menekan puli dengan kuat sementara bagian tengahnya membentuk kekuatan untuk meneruskan tenaga mesin. Klaim lain dari Yamaha, juga membantu mengiri konsumsi bahan bakar.

Belt dilengkapi dengan pendingin untuk mempertahankan kinerja saat bekerja pada beban berat atau kecepatan tinggi. Sedangkan puli sisi mesin dibuat aluminium cor. Sisi mesin malah dilapisi krom untuk memastikannya punya daya tahan tinggi.

Hebatnya lagi, lapisan krom dikerjakan secara presisi dengan ukuran sampai mikron. Puli bagian rantai dibuat dari baja anti karat alias stainless steel. Targetnya, agar punya daya tahan tinggi. Namun yang pasti, kalau sudah sampai di Indonesia, masih perlu diuji keampuhannya.

dikutip dari Kompas Otomotif

Honda Siap Keluarkan CBR 250 RR

2009 November 1
by aWi

Madrid – Bila PT Astra Honda Motor (AHM) masih banyak berpikir untuk mengeluarkan motor sport full fairing untuk menghempaskan dominasi Ninja 250 di kelas ini, tidak begitu halnya dengan Honda di Spanyol.

 

Honda CBR 250RR

Sebab Honda berencana akan mengeluarkan CBR 250 RR untuk menyaingi keperkasaan Ninja 250 dan Hyosung GT 250 R di kancah negeri para matador itu.

Dari situs Spanyol Solomoto, Sabtu (31/10/2009), Honda dikabarkan sedang mempersiapkan kelahiran motor sport anyarnya yang dibangun diatas platform CRF 250 R untuk menghantam Ninja dan menggaet anak-anak muda Spanyol.

Honda CBR 250 RR itu itu pun juga menggendong mesin 249.4 cc kepunyaan CRF 250 R yang menyemburkan tenaga 32kw/11000min dengan torsi 29.3Nm/8500min.

Asyiknya lagi ada kabar bahwa prinsipal mereka di Jepang pada tahun 2011 mendatang juga akan membawa CBR 250 RR ini ke ‘negeri asal’ yakni di Thailand dan India negara dimana Honda memiliki pabrik-pabrik dengan kapasitas besar dengan rencana memodernisasi semua model produk mereka untuk kemudian diekspor ke berbagai negara.

Indonesia kebagian jatah ekspornya tidak ya?

dikutip dari tulisan Syubhan Akib di detikOto

 

Motor-Motor Yamaha di Tokyo Motor Show ke-41

2009 October 21
by aWi

TOKYO, KOMPAS.com-Besok (hari ini, Red) adalah hari pembukaan pertama Tokyo Motor Show untuk wartawan. Buat umum dibuka, Jumat 23 Oktober 2009. Selain mobil, juga dipamerkan sepeda motor .

motor motor Yamaha di Tokyo Motor Show

motor motor Yamaha di Tokyo Motor Show

Yamaha sebagai produsen terbesar kedua Jepang, pada TMS kali ini memamerkan beberapa produk, baik yang sudah diproduksi maupun konsep atau sebagai refrensi.

Motor sport & Moge Yamaha di TMS

Motor sport & Moge Yamaha di TMS

Berbagai sepeda motor, mulai dari model klaksik, mesin besar 1.679 cc sampai bertenaga listrik dipamerkan oleh Yamaha. Seperti tahun sebelumnya, Yamaha kembali mengusung tema “the Arts of Engineering” Inilah motor-motor yang dipamerkan Yamaha.

SR400 FI
Moge ini pertama kali dirlis pada Maret 1978. Versi SR400 terbaru tetap tampil dengan kesederhanaannya. Menggunakan mesin silinder tunggal namun kini sudah menggunakan sistem injeksi. Panel instrumen tampil dengan desain retro-modern baru.

Motor klasik Yamaha SR400 dengan mesin sistem injeksi.

Motor klasik Yamaha SR400 dengan mesin sistem injeksi.

VMAX
Flagship Yamaha merupakan model 2009 atau generasi kedua. Model mengalami perubahan total. Model terbaru menggunakan mesin 1.679 cc dan rangka aluminiun.

YZR-R1
Supersport 1.000 cc, versi 2009 atau terbaru ini merupakan generasi ke-6 dari R1. Mesin baru mengadopsi desaincrankshaft crossplane, seperti YZR-M1.

YZ450F
Khusus untuk balapan “off-road” atau motocross. Sebelumnya, di arena ini, umumnya digunakan mesin 2-langkah. Kini, Yamaha melakukan revolusi terhadap l YZ-F dengan mencangkokkan mesin 4-langkah. Ini motor pertama  yang menggunakan sistem injeksi.

YZR-M1
Motor balap YZR-M1 telah membuktikan dominasi tim Fiat-Yamaha pada MotoGP 2008 dan tahun ini dengan pembalapnya Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

“M” pada model ini adalah singkatan dari “Mission”. Yaitu cara Yamaha untuk mendapatkan teknologi balap untuk selanjutnya dimanfaatkan buat sepeda motor yang diproduksi massal.

Motor ini mesin 4-langkah dan berpendingin cairan, DOHC, 4 silinder segaris, empat katup per silinder pluscranksahft crossplane.

EC-03
Motor kecil ini, 100 persen menggunakann tenaga listrik dengan baterai lithium-ion dan rangka aluminium. Dilengkapi dengan teknologi yang membuat motor ini bisa dijalan dengan mulus dan berakselerasi dengan cepat. Perlengkapan, charger yang bisa dicolokkan ke soket atau stop kontak di rumah.

EC-f/EC-fs
Motor yang unik ini juga mengandalkan tenaga listrik. Dirancang agar setiap orang bisa menungganginya. Penampilannya dinilai Yamaha futuristik.

TMAX
TMAX adalah kategori baru “automatic supersport”. Motor yang agresif sekaligus enak dipakai.

dikutip dari KOMPAS OTOMOTIF!

Award for TVS RockZ

2009 October 20
by aWi

Baru menunjukkan kemunculannya di tanah air tahun ini, RockZ sudah unjuk gigi. TMCI mendapat berkah di Penganugerahan Indonesia Motobike of The Year (IMOTY) 2009 sebagai “The Best Bebek 111-125 cc” untuk TVS RockZ 125 cc.

Dari IMOTY 2009 dari Majalah MotoRev, 15 Oktober 2009. [sumber informasi Nurlida Fatmikasari]

Take a look at this CUP…

Award for TVS RockZ

Award for TVS RockZ

I Salute you. Bravo TMCI. Bravo TVS. Bravo RockZ!

Motor Tanpa Gigi Makin Menggila

2009 October 18
by aWi

Bandung – Pertumbuhan penjualan motor tanpa gigi alias skutik nampaknya makin menggila saja. Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) terlihat kalau varian ini menjadi satu-satunya varian yang mengalami pertumbuhan dibanding tahun lalu.

Hal itu berbada dengan kelas motor bebek dan sport yang penjualan total di tahun 2009 in mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Sejak Januari sampai September 2009 skutik dari seluruh merek di Indonesia  telah berhasil membukukan penjualan hingga 1.543.905 unit. Angka itu meningkat
dibandingkan dengan penjualan varian ini di waktu yang sama pada 2008 silam yang hanya membukukan prestasi 1.174.464 unit saja.

Sementara penjualan motor bebek dari semua merek turun dari 3.108.312 unit di
periode Januari-September tahun 2008 lalu menjadi hanya 2.165.949 unit di
periode yang sama tahun ini.

Begitu pula dengan penjualan motor sport yang juga menurun dari 521.978 unit
menjadi 429.857 unit di periode Januari-September tahun 2008 dan 2009.

Dengan pencapaian tersebut hingga bulan September silam, skutik mampu merebut
market share hingga 37.3 persen dari total penjualan motor di Indonesia yang
mencapai 4.139.711 unit.

“Skutik malah diperkirakan mampu merebut market share hingga 39 persen dengan
angka penjualan mencapai 2.1-2.2 juta unit hingga akhir tahun nanti,” ujar
Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) di dalam workshop Group Astra di
Bandung, Jumat (16/10/2009).

Pertumbuhan tersebut termasuk fantastis. Sebab di tahun 2006 silam, skutik hanya menjadi ‘anak bawang’ dengan penjualan hanya 373.186 unit dengan market share sebanyak 8,4 persen saja.

Begitu pula ditahun 2007 yang hanya berhasil merebut market share sebesar 18.4
persen dengan penjualan total 860.865 unit.

Pertumbuhan tersebut tidak lantas melemah, karena di tahun berikutnya, penjualan skutik ternyata semakin menggila dengan perolehan 1.613 unit atau 26 persen dari total pasar motor di tahun 2008 itu.

Bisa jadi, bila pertumbuhan penjualan skutik terus seperti ini, motor bebek yang saat ini masih mendominasi penjualan akan segera lengser dari tahta yang telah lama mereka genggam.

dikutip dari tulisan Syubhan Akib di detikOto

Bagaimana TVS, tertarik ikut bersaing di Motor Matik?

Awas! Ban India dan China Tak Memenuhi Standar Berkeliaran

2009 October 14
by aWi

Jakarta – Bagi Anda yang mau membeli ban, jangan hanya melihat dari sisi harga, tapi faktor standar yang berkualitas mutlak diperhatikan.

Departemen Perindustrian mensinyalir produk ban non-standar masih banyak beredar di pasar ban dalam negeri. Diantaranya produk-produk ban asal India dan China.

Departemen Perindustrian telah memberlakukan SNI wajib bagi 5 jenis komoditi ban melalui SK Menperindag No 595/MPP/Kep/9/2004. Yaitu untuk jenis ban mobil penumpang, ban truk dan bus, ban truk ringan, ban sepeda motor dan ban dalam kendaraan bermotor.

“Upaya penerapan standar dimaksudkan untuk menyaring impor dari China karena banyak kecelakanan termasuk dari ban India dan China,” kata Direktur Industri Kimia Hilir Departemen Perindustrian Tony Tanduk di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (14/10/2009).

Ia menjelaskan penerapan SNI wajib untuk ban telah berlaku sejak April 2006, saat ini pihaknya akan menggalakkan pengawasan ban non standar karena terkait keselamatan para pengendara yang cenderung meningkat karena kecelakaan disebabkan oleh ban.

“Misalnya produk ban India juga, semuanya tidak bagus. Maka pengetatan pengawasan akan mempercepat penyaringan,” jelas Tony.

Ia memastikan ancaman produk non standar, sangat besar berasal dari China dan India, selain itu juga dari beberapa negara produsen ban lainnya yang menjadi penghasil karet alam seperti  Thailand, Malaysia dan India.

“Secara kapasitas kita mampu memenuhi produk ban dalam negeri, tapi masalah masih adanya impor itu karena faktor harga yang lebih miring 30-40%, dengan kualitas yang belum terjamin,” katanya.

dikutip dari tulisan Suhendra di detikOto

Oli Mesin Motor v Mobil

2009 October 9
by aWi

Mesin mobil vs mesin sepeda motor, kendati sama-sama 4-langkah (stroke), namun oli yang digunakannya berbeda. Waktu pergantian pada sepeda motor lebih cepat dibandingkan mesin mobil.

Oli mobil v Oli motor

Oli mobil v Oli motor

Umumnya, buat mobil pergantian dianjurkan setiap 5.000 km. Sedangkan sepeda motor 2.500 km atau setengah dari jangka penggantian mesin mobil. Utamanya, untuk oli mineral. Oli sintetik bisa lebih panjang lagi.

Kerja Keras
Pertanyaan yang bisa muncul, mengapa demikian? Padahal, ukuran mesin sepeda motor lebih kecil dibandingkan dengan mesin mobil. Bahkan berdasarkan SAE, yang digunakan juga berbeda sedikit. Mobil masa kini, cenderung menggunakan oli dengan SAE 10W-40. Sedangkan motor 15W-50.

Kendati tugasnya sama, melumasi, mendinginkan dan menjaga mesin dari karat dan kerusakan, pada sepeda motor, kerja oli lebih berat. Oli tidak hanya melumasi seperti kruk as (crankcase), poros kem (camshaft) dan katup di kepala silinder, piston serta dinding silinder, juga melumasi transmisi dan kopling. Tepatnya oli harus bekerja lebih keras!

Pada mobil, oli mesin hanya digunakan untuk melumasi komponen mesin, seperti kruk as, poros kem, katup, piston dan dinding silinder. Transmisi terpisah dari mesin.

Putaran Tinggi
Faktor lain yang menyebabkan kerja oli pada mesin sepeda motor lebih keras adalah karakteristik atau kondisi kerjanya. Mesin sepeda motor bekerja pada putaran lebih tinggi. Baik saat stasioner maupun ketika dikebut. Kalau mesin mobil 1.300 cc, putaran stasionernya 900 rpm, motor 110 cc, 1.200 rpm. Tenaga maksismal mobil diperoleh pada kebanyakan 6.000 rpm, motor mencapai 7.000.

Pendingin
Sistem pendingin mesin juga ikut mempengaruhi umur pakai oli. Pada mesin mobil, pendingin adalah cairan atau coolant yang cepat membuang panas. Di samping itu, juga dilengkapi radiator dan kipas.

Pada sepeda motor, kebanyakan mengandalkan sirip-sirip atau udara di sekitarnya. Kalau pun ada tambahan, ya… kipas seperti yang banyak digunakan pada skutik sekarang ini. Hanya mesin skutik atau motor tertentu yang dilengkapi dengan pendingin cairan. Atau bila tidak ada, tambahanya adalah pendingin untuk oli.

Jadi, berdasarkan kondisi seperti yang dijelaskan di atas,pergantian oli pada mesin sepeda motor minimum setiap 2.500 km. Sedangkan mobil, minimum 5.000 km.

dikutip dari Kompas Online!

Wajah Baru Pulsar DTS-i 180

2009 October 7
by aWi

Jakarta – Ingin memperkuat eksistensinya di pasar roda dua tanah air, PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) akhirnya melakukan penyegaran terhadap varian sport andalannya, Bajaj Pulsar 180 DTS-i.

Varian yang pertama kali dihadirkan BAI di Indonesia ini telah mengalami perubahan besar dari model awalnya. Seperti panjang baru 1.350 mm, sehingga membuat Pulsar DTSI-i 180 baru ini terlihat lebih kokoh dan stabil.

“Pembaruan ini dilakukan untuk membuat Pulsar 180 menjadi lebih sporty namun tetap nyaman digunakan di dalam kota,” ujar Presiden Direktur BAI, K.S. Grihapathy, di Hotel The Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin, (5/10/2009)

Fitur fitur baru pun disematkan pada varian sport baru BAI ini, seperti ban tubeless, fuel tank flaps, dan clip on handle bars. Sektor mesin pun sudah dibenahi, sehingga memberikan tambahan 0,5 dk, dengan power hingga 17,02 PS pada 8.500 rpm.

Dengan mengusung harga yang sama, pada kisaran Rp 18 jutaan, Pulsar 180 tersedia dalam empat warna baru, Midnight Black, Plasma Blue, Candi Wine Red, dan Misty Grey Silver.

Dengan penyegaran ini, BAI sepertinya berharap untuk bisa segera bersaing kembali di pasar roda dua tanah air yang memiliki pesaing pesaing yang tangguh seperti Honda Tiger dan Yamaha V-Ixion.

dikutip dari tulisan Bagja Pratama di detikOto

Tinggal Angkat Telepon, Mekanik TVS pun Datang

2009 October 7
by aWi

Jakarta – Produsen motor asal India, TVS terus melakukan inovasi dengan meluncurkan layanan baru yang mereka beri nama TVS Mobile Service (TMS).

Dengan layanan ini, para pemilik sepeda motor TVS akan semakin dimanjakan karena mekanik handal TVS dengan sigap akan siap datang ke tempat pemilik sepeda motor TVS.

Siap mendatangi motor TVS anda

Siap mendatangi motor TVS anda

Untuk sementara wilayah jangkauan layanan ini masih di Jakarta Barat, Surabaya dan Kediri.

Namun tidak lama lagi konsumen di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) pun akan segera merasakannya.

Dengan layanan yang memiliki tagline “TVS Servis Siap Datang” para konsumen TVS Neo 110 cc, TVS Apache RTR 160 cc dan TVS RockZ 125 cc hanya tinggal menelepon dan mekanik pun akan segera datang ke rumah konsumen.

“Para konsumen yang memiliki aktivitas yang tinggi, tidak memiliki waktu senggang yang cukup untuk pergi ke bengkel serta jika konsumen dalam kondisi darurat, dapat memanfaatkan layanan TVS Servis Siap Datang ini,” ungkap Corporate Communications TMCI Nurlida Fatmikasari, Rabu (7/10/2009).

Asyiknya lagi, layanan yang mempunyai jam operasional dari jaam 6 pagi sampai 9 malam ini pun ternyata menerapkan biaya jasa servis yang tidak berbeda jauh dengan layanan di bengkel resmi mereka yakni hanya berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 25.000 ditambah biaya jasa mekanik mulai dari Rp 10.000,-.

“Dengan layanan ini, TVS memberikan kemudahan bagi para pemilik motor TVS untuk dapat menikmati servis motor tanpa harus datang dan mengantri di bengkel,” pungkas Nurlida.

Dikutip dari tulisan Syubhan Akib di detikOto

Ditunggu di Bandung ahhh….

BAI Investasi $60 juta

2009 October 7
by aWi

PT Bajaj Auto Indonesia (BAI), produsen motor merek Bajaj, menginvestasikan US$ 60 juta sejak 2006 untuk merintis pembangunanpabrik di kawasan Cikarang, Jawa Barat berkapasitas 200 ribu unit setahun.Mulai tahun depan, produsen motor sport ini akan memasarkan motor versi rakitan lokal (completely knock down/CKD). Selama ini motorBajaj yang dijual di Tanah Air diimpor dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) dari India. “Kami akan segera mengadakan pertemuan dengan seluruh direksi membicarakan pengaktifan pabrik pada Desember, dan berharap produksi bisa mulai berjalan awal tahun. Tunggu saja undangan dari kami,” ujar Daily General Manager Sales and Marketing BAI Vaibhav Gupta di Jakarta, Senin (5/10).

BAI

BAI

Menurut Gupta, persiapan pabrik dan perakitan CKD sudah dimulai sejak pertama kali Bajaj masuk ke pasar domestik pada 2006. Dalam lima tahun pascamerakit motor, Bajaj menargetkan dapat masuk ketiga besar pasar motor nasional yang kini dikuasai oleh merek Jepang. Selain Bajaj, produsen motor India yang sudah menjamah Indonesia adalah TVS. Tidak seperti TVS yang juga menggarap pasar bebek (cub), Bajaj saat ini berkonsentrasi penuh pada segmen sport. Hingga kini Bajaj memiliki tiga varian motor sport, yakni XCD 125, Pulsar 180, dan Pulsar 200.

Pihak Bajaj menilai, penjualan motor sport cukup stabil dalam lima tahun terakhir dengan porsi terhadap total pasar mencapai 8-10%. Di samping itu, Bajaj ingin memperkuat citra Bajaj sebagai motor yang andal, memiliki layanan purna jual yang baik dan nilai jual kembali yang tinggi.

Data yang dirilis Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan, pasar motor sport hingga Agustus 2009 mencapai 320.650unit atau mengambil porsi 8,6% dari total pasar sebesar 3,718 juta unit. Yamaha menjadi pemimpin pasar dengan volume penjualan 140.899 unit disusul Honda (130.110 unit), Kawasaki (30.819 unit), dan Suzuki(18.822 unit).

Di sisi lain, BAI meluncurkan Pulsar 180 DTS-i versi facelift. Bajaj menambah panjang Pulsar 180 menjadi 130 milimeter (mm) dan membelah jok pengendara dan penumpang (split seat) untuk menciptakan penampilan yang lebih sporty. BAI melepas motor ini di harga sekitar Rp 18 juta. Gupta enggan menyebutkan target penjualan Pulsar 180 dengan alasan belum menjadi anggota AISI.

Bajaj Pulsar andalan BAI

Bajaj Pulsar andalan BAI

Sebelumnya TVS yang diageni PT TVS Motor Company Indonesia resmi bergabung dengan AISI mulai November 2009. AISI menilai, TVS sudah memenuhi kriteria untuk menjadi anggota seperti memiliki fasilitas produksi, menciptakan lapangan kerja dan memberi pemasukan pajak kepada pemerintah dan ikut mengembangkan pasar motor nasional.

“Sekarang kami tengah menyiapkan surat untuk meninjau pabrik milik TVS dan tinggal menunggu persetujuan mereka saja. Kami harapkan November sudah akan bisa bergabung,” ujar Ketua AISI Gunadi Sindhuwinata.

dikutip dari Edo Rusyanto BLOG

Blackie Operasi Kecil

2009 October 2
by aWi

Ini sebenarnya kisah lama (2 bulan lalu). Saat si Black Macho dioperasi kecil di bagian urat nadinya, alias Tali Throttle yang lepas. Berikut cuplikan rekaman singkat saat di meja operasi.

black macho is half naked

black macho is half naked

Tangan terampil Bung Joe

Tangan terampil Bung Joe

Kabel Throttle yg diganti

Kabel Throttle yg diganti

Ini nih, yg sering lepas Sudah Dol

Ini nih, yg sering lepas Sudah Dol

Sekarang makin mantab saja si Blackie.