TVS Apache All New RTR Series hadir hari ini!

11 Jun

Melalui email mba Mieke, dengan resmi TVS ALL new RTR series hadir di Indonesia. Per hari ini, Senin 11 Juni 2012.

Cakep….

TVS RTR New Series (foto diambil dari oto.detik.com)

Katanya yg RTR 160 dijual mulai 16 juta. Sementara yg seri 180 17,9 juta

AJib tenan.

TVS New APACHE RTR 160 CC

TVS New APACHE RTR 180 CC

Ehya, di Pekan Raya Jakarta yang akan dibuka 14 Juni 2012 nanti akan tampil. Sampai 15 Juli 2012.

2017 Fitur ABS wajib untuk motor cc125++

15 Jul

MENURUT pemasok komponen Jerman, Bosch, ABS tampaknya akan menjadi wajib pada semua mesin dari 2017.

Parlemen Eropa kemungkinan akan segera menetapkan undang-undang sebelum  musim panas (di Eropa tentunya) di akhir Juli tahun ini. Keputusan segera mengikuti proses konsultasi panjang dengan badan-badan industri, produsen dan asosiasi perdagangan. (Disadur langsung dari Visordown.com).

fitur ABS pada motor

Dengan turunnya ini, diharapkan bahwa semua sepeda motor 125cc + (yang diproduksi setelah 2017), harus dilengkapi dengan sistem pengereman ABS OE dalam upaya untuk meningkatkan keselamatan pengendara.

Di Indonesia sendiri, seperti netter ketahui. Fitur ini telah disematkan di produk sport anyar Honda, CBR250. Nah bagaimana dengan produsen lainnya. Sepertinya untuk fitur ini masih terlalu canggih dan mahal.

Tapi jika TMCI mau, hal ini bisa menjadi pioner di pasar sport 250cc ke bawah, akan alangkah baiknya. Karena itu akan menjadikan image yang sangat positif dalam rangka sosialisasi motor berkualitas milik asal India ini.

Continue reading

Fanatik Brand atau Produk itu sendiri?

8 Jul

Kalau ada pertanyaan di atas, saya jawab: Saya fanatik sama produk itu sendiri! Meskipun ada lain hal yang mempengaruhi saya akhirnya memilih produk karena brand-nya itu sendiri. Tapi itu kecil banget.

Ya, karena tidak semua si pemilik merk ‘menelurkan’ produk yang sesuai atau sehati dengan keinginan kita. Kalau sudah begini, kita bisa mudah pindah ke lain hati. Ke brand kompetitor.

Tapi kalau sudah fanatik sama produk itu sendiri, pasti tuh dikongkrongin dan ditunggu versi update-nya (atau facelift). Nah masalahnya kalau si versi update-nya kagak nongol-nongol? Apakah akan pindah ke lain produk lain brand?

Hmmm… time will tell kalau begitu. Seberapa sabar si empunya melihat perkembangan yang terjadi. Kalau itu mah akhirnya tergantung cinta.

Saya sendiri fanatik sama si Black Macho. Seberapa banyak produk di brand lain muncul, kalau sudah fanatik saya gak perduli. Meskipun lebih canggih. Malahan saya kadang marah sendiri, kalau versi update gak muncul-muncul.

So, brand H, Y, S, K, atau B pun menelurkan produk canggih, saya tetap fanatik sama Black Macho!

si kasep Black Macho: I'm your biggest fan!

Check this Out. Saya fanatik sama motor yang ada video ini

 

Eh, tapi jangan bilang siapa-siapa ya. Yang bisa menyaingi si Black Macho ternyata si imut Piaggio (Vespa) LX150 atau Kymco Like 150 atau SYM Fiddle II. Kayaknya bakalan dikawinkan deh sama salah satu dari ketiga dara cantik di atas.

Pasangan mendatang: Siapa ya?

SYM Fiddle II v Kymco Like 150: berebut hati

Vespa LX 150 ie

Sekali lagi, untuk memilih salah satu, saya tidak fanatik sama Brand itu (baik itu SYM, Kymco, ataupun VESPA). Saya ikuti hati ini memilih. Fanatik yang mana nih …. (Fiddle II atau LIKe 150 ataukah LX 150?)

Mirip ih ….

8 Jul

Sekilas saya perhatikan. Front grill-nya si Tormax terinspirasi sama Honda City 2011 (?).

TVS Tormax 150 cc - front grill

Honda City 2011 front grill

Three more years with TVS Apache RTR 160

8 Jul

Postingan telat. Sebenarnya anniversary bersama Black Macho adalah 27 Mei 2011 lalu. Namun karena berbagai macam hal, saya baru menuliskan pengalaman bersama si Blackie sekarang.

Memang tidak terasa jika kita menikmati bersama-sama dalam suka maupun duka, jika didasari dengan rasa ‘cinta’. Saya pernah menuliskan dengan judul sejenis, dari 1 tahun dan 2 tahun my history with si Blackie ini. Bagi yang mengikuti Blog dari 2-3 tahun lalu mungkin sedikit mengingat rentetan tulisan saya tersebut.

  • Dalam kurun 27 Mei 2010 – 2011, Alhamdulillah tidak sampai pernah jatuh (lagi) atau menyenggol motor lain sekalipun.
  • Kondisi cat atau bodi masih seperti dulu (saat 1 tahun).
  • Lampu kecil mati satu (sebelah kanan) baru-baru ini. Belum sempet ganti. Jika ganti, berarti ini yang pertama.
  • Accu, masih juga tokcer. Sekali starter langsung nyala. Meskipun pernah si Blackie istirahat di rumah 2 harian.
  • Ban, sekitar Juli tahun lalu ganti. Yang depan dengan Corsa 110/90-17 M/C 54S. Sedangkan yang belakang dengan X-worm 120/80-18. Sampai saat ini tidak menemui masalah. Its Fixed!
  • Speedo digital, masih OK.
  • Konsumsi BBM secara rata-rata harian adalah 1:40 – 1:42. Relatif menurun dibandung saat masih 1 tahun pertama (1:48 – 1:50). Mungkin pengaruh ban barangkali. Ehya, sejak harga Pertamax naik di atas 8000/liter, saya pakai campuran, Pertamax Plus (4/7 bagian) dan Premium (3/7 bagian). Sehingga jika ingin mengisi 10 liter tinggal kalikan saja faktor tersebut.
  • Untuk tahun ketiganya saya menggunakan Oli Shell Advance VSX 10W-40. Mantab nih. Walaupun masih ada sedikit kesulitan di perpindahan persnelling ke netral.
  • Service menengah saya alami, Maret 2011 lalu saat dibongkar komstir karena bunyi saat rem. Begitu juga mesin yang ada bocor oli di bagian penutupnya. Kasus yang sering dialami oleh rider-rider Apache lainnya. Hasilnya? Bunyi saat pengereman masih ada :(
  • Tepat 3 tahun (sebulan lalu), KM yang telah dilahap adalah 24.558. Rata-rata bulanan di bawah 1000KM (tepatnya 682KM/bulan).

Resume:

  • Mesin masih OK. Top deh!
  • Masalah yang menghinggap hingga saat ini adalah perpindahan gigi ke netral. Saya kadang kesulitan memindahkan ke netral saat berhenti di lampu merah. (Kalau saat parkir sih, tinggal mesin matikan .. lalu netralkan, gampang).
  • Untuk TMCI nih, sparepart yang bersifat slow moving sulit didapat dalam keadaan ready stock. Harus indent. Harus pesan, dan kalau perlu DP dulu. Padahal ini penting. Ini bisa merusak reputasi dan nama TMCI.

Saya masih merasa banyak yang bisa saya ceritakan. Tapi picture tells a lot. Berikut penampakan si Blackie after more than three years!

TVS Apache RTR 160 - black macho

TVS Apache RTR 160 - black macho side view

TVS Apache RTR 160 - black macho rear view

TVS Apache RTR 160 - black macho another rear side view

TVS Apache RTR 160 - black macho rear side view

TVS Apache RTR 160 - black macho front side view

Speedo Digital menunjukkan 24.558 KM yang telah dilahap

TVS di Pekan Raya Jakarta 2011

10 Jun

JAKARTA, 9 Juni 2011 – PT TVS Motor Company Indonesia, bagian dari TVS Group yang telah berdiri sejak tahun 1911 di India dan telah dipercaya lebih dari 30 juta pengendara sepeda motor di seluruh dunia, hadir kembali di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2011 mulai hari ini (9/6) hingga 10 Juli mendatang di Kemayoran Jakarta.

Desain Booth TVS di PRJ 2011 (photo was taken by TMCI)

Menempati stand seluas 400 m2, open space 2 no. 6-7, dengan konsep stand hi-tech, PT TVS Motor Company Indonesia menampilkan serangkaian produk unggulannya mulai dari TVS RockZ 125 cc, TVS NeoX3i 110 cc, TVS Apache RTR 160 cc hingga bebek super keluaran terbaru yang baru saja diluncurkan awal Mei lalu, TVS Tormax 150 cc.

TVS Tormax 150 cc (photo was taken by TMCI)

”Kehadiran TVS Motor di PRJ tahun ini, menghadirkan TVS Tormax 150 cc yakni bebek super 150 cc yang memiliki performa maksimum dengan tenaga superior, tampilan gahar dan fitur-fitur unggul berteknologi tinggi pertama kali di kelas bebek super. Dimana TVS Tormax sudah berhasil diuji selama 70 jam nonstop di sirkuit Sentul dan meraih rekor MURI”, ujar Darmady Tjuatja, Chief Operating Officer PT TVS Motor Company Indonesia.

TVS Tormax 150 cc sebagai produk yang diperuntukkan bagi anak muda yang senang mengekspresikan dirinya. Dengan performa maksimum, kenyamanan berkendara, tampilan gahar dan hi–tech futuristik pada TVS Tormax ini, mereka akan merasa bangga memiliki bebek super ini.

TVS Tormax 150 cc memiliki tenaga superior dengan 5 percepatan didukung fitur-fitur untuk pertama kalinya di kelas bebek super, yakni Turbotune Technology. Liquid cooled turbo engine memberikan performa maksimal menggunakan compact radiator untuk pendinginan yang efektif and 3 valve-technology dimana terdapat 2 intake dan 1 outtake di mesin untuk menghasilkan tenaga superior dengan penggunaan bahan bakar optimum. Dengan fitur unik Dual Tune Muffler; sebuah mekanisme pada setang kemudi untuk mengubah suara knalpot dengan suara yang gahar ataupun normal. Duralife Engine menjadikan mesin TVS Tormax 150 cc lebih tahan lama.

TVS Tormax 150 cc adalah satu-satunya bebek super yang dilengkapi dengan horisontal gas filled canister monoshock membuat kenyamanan saat berkendara dan juga dilengkapi dengan rem cakram ganda petal 290 mm. Dengan high stiffness chassis and lower vertical CG, TVS Tormax 150 cc memiliki handling terbaik di kelasnya.

TVS Tormax 150 cc dengan LED Lamps, Delta Muffler Design dan behel penumpang bullhorn memberi tampilan racing dan gahar serta futuristik. Satu-satunya bebek super yang menggunakan Hi-tech digital speedometer yang sangat menarik perhatian dengan fitur-fitur unik seperti; takometer, jadwal servis rutin, indikator aki, indikator posisi gigi, spidometer, indikator bensin dan waktu pengisian bensin, tripmeter sebagai informasi jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lain. Dan indikator lainnya adalah lampu pengingat pemakaian helm yang merupakan fitur pertama di sepeda motor di Indonesia. Fitur canggih lainnya pada hi-tech digital speedometer adalah top speed record yaitu pencatat waktu untuk menempuh jarak 0-60 km/jam.

TVS Apache RTR 160 DD (photo was taken by TMCI)

Di arena PRJ 2011 ini, PT TVS Motor Company Indonesia juga memboyong berbagai modifikasi dari TVS Tormax, TVS RockZ dan TVS Apache. Berbagai games menarik dan hiburan juga akan disajikan di stand TVS.

Selama PRJ ini, DP mulai Rp 500ribuan. Dengan harga OTR Jabodetabek :

NO

VARIAN

Tipe / Rp

1

TVS Neo X3i 110 cc CW : 11.470.000 SW Disc : 10.500.000 SW Tromol : 9.990.000

2

TVS RockZ 125 cc CW : 12.990.000 SW : 11.990.000  

3

TVS Tormax 150 cc CW : 14.950.000 -  

4

TVS Apache RTR 160 cc DD : 17.500.000 SD : 15.800.000  

Setiap pembelian motor TVS berkesempatan mendapatkan hadiah langsung smartphone menarik dan lucky draw voucher belanja yang akan diundi setiap akhir minggu. Brand Ambassador TVS RockZ yakni musisi Baim juga akan menghibur pengunjung stand pada hari Minggu.

Yamaha masih kuasai tiap kelas

9 May

Melihat data dari AISI sampai akhir April 2011, Yamaha masih memimpin di tiap kelasnya. Maksudnya penjualan untuk produk masih teratas di tiap segmen (bukan total secara keseluruhan produk yang ada).

Seperti berikut ini (data kumpulan sepanjang Januari s.d. April 2011):

Kelas Bebek:

  1. Yamaha New Vega ZR Disc Brake 186.732 unit
  2. Honda Supra X125 170.739 unit
  3. Honda Revo Absolute 131.143 unit

Kelas Skutik:

  1. Yamaha Mio CW 376.607 unit
  2. Honda BeAT 326.581 unit
  3. Honda Vario Techno 194.015 unit

Kelas Sport:

  1. Yamaha Vixion 79.585 unit
  2. Honda New Mega Pro CW 48.053 unit
  3. Yamaha Byson 17.393 unit

Yamaha 3 emas, 1 perunggu

Honda 3 perak, 2 perunggu

Yang lain? Masih harap bersabar … hehehe.

Kalau secara total keseluruhan penjualan, Honda masih memimpin. Saya pikir wajar, karena untuk jumlah produksi Honda masih lebih banyak dibandingkan Yamaha.

Sumber: Data AISI Mei 2011

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 29 other followers